Dalam rangka kegiatan International Summer Course, yang merupakan program kerja sama IPB, Ibaraki University dan University of the Ryukus. Dalam salah satu kegiatannya, para mahasiswa Pascasarjana melakukan kegiatan kunjungan ke kebun organik Yayasan Bina Sarana Bakti.
Para peserta dan pendamping berjumlah sekitar 57 orang, kegiatan di awali dengan berbagi pengetahuan mengenai “Organic Farm System”. Mengingat peserta banyak mahasiswa asing, oleh karena itu sesi kelas di isi dengan menggunakan bahasa Inggris.
Ada mahasiswa yang berasal dari Pakistan, Mr. Aslan yang lancar berbahasa Indonesia, memberikan pertanyaan ‘apa yang membedakan sayur organik dan sayuran lainnya’ sebagai contoh tomat yang mana di pasar harganya sekitar 13.000 an, tentunya rasa sayuran organik ini lebih manis dan dari segi harga memang lebih mahal, tetapi sayuran ini menyehatkan.
Pada prinsipnya sayuran organik ini mengacu kepada regulasi yang berasal dari dari masing-masing negara. Tetapi ada juga yang berdasarkan sistem kepercayaan, lembaga sertifikasi organik ini menjadi penjamin suatu produk dikatakan sebagai produk pangan organik.
Setelah diberikan pembekalan pertanian organik yang ada di Yayasan Bina Sarana Bakti, peserta di bagi menjadi 5 grup yang dipandu oleh para pemandu yang sudah berpengalaman di dunia pertanian organik. Peserta di ajak berkeliling untuk melihat bagaimana proses pengomposan, pembibitan, budidaya di lahan dan juga melihat area animal farm yang dimiliki oleh Yayasan Bina Sarana Bakti. (ap)

Leave a Reply