Tim dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu melakukan kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Pertanian Organis dengan melibatkan instruktur Pertanian Organik yang sudah berpengalaman puluhan tahun. Kepada Bidang Pertanian, Puspa Permanasari, membuka kegiatan dengan memberikan semangat kepada petani asal Malang, yang terdiri dari beberapa kelompok tani, baik organik maupun penggiat tanaman tahunan.
Sekretaris Yayasan Bina Sarana Bakti (YBSB), Apri Larastio, memberikan materi awal mengenai sejarah YBSB, mengenai kegiatan-kegiatan yang di lakukan oleh Yayasan, yang berdiri sejak 1984. Dilanjut dengan materi mengenai Budidaya Pertanian Secara Organis, yang dipresentasikan oleh Eji Suradji. Peserta di ajak berinteraksi mengenai bagaimana menyiapkan lahan yang sudah tidak subur dengan metode Double Digging. Investasi untuk menjaga kesuburan tanah bisa dilakukan dengan Rotasi tanam dan juga pengolahan lahan secara manual. Tentunya beda lokasi, beda juga kendala, sehingga terjadi interaksi antara peserta dan juga narasumber.
Peserta di ajak untuk melihat lingkungan pertanian organis, sehingga peserta bisa melihat proses yang holistik dalam budidaya pertanian organik hingga ke tahap panen serta pascapanen. Bagaimana mematangkan pupuk dengan proses pengomposan pasif yang memerlukan waktu 3 bulan, kondisi pembibitan yang di atur sehingga tiap minggu petani memiliki bibit siap tanam. Pengelolaan tata kelola kebun berdasarkan arah bedengan produksi dan kombinasi tanaman berdasarkan tinggi tanaman sehingga tidak menutupi tanaman lainnya. Pengaturan bedengan yang seragam dengan ukuran 10m2, memudahkan petani dalam menyediakan jumlah bibit yang di perlukan di lahan tersebut.
Pemaparan penanganan Panen dan Pascapanen,Dedi Ediyono, dengan melibatkan peserta melakukan kegiatan di rumah kemas milik agatho farm, bagaimana melakukan pencatatan sayuran yang masuk, penanganan daun yang sudah tua atau layu dan jiga proses pengemasan berdasarkan karakterisitk sayur. Semua proses dalam Sistem Pertanian Organik tentunya harus memenuhi unsur ketelusuran dari mulai pengadaan benih distribusi bibit, penanaman, perawatan dan panen. (ap)

Leave a Reply