Yayasan Bina Sarana Bakti (BSB) – Agatho Organic Farm mendapatkan kehormatan untuk menyambut kunjungan industri dari para siswa dan guru pendamping SMKN 1 Simpang Pematang, Mesuji, Lampung. Kegiatan ini di ikuti oleh 18 siswa dan 3 guru pendamping dengan peminatan Agribisnis Tanaman Perkebunan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas cakrawala berpikir generasi muda mengenai sistem pertanian masa depan yang ramah lingkungan. Di tengah tantangan perubahan iklim global, pengenalan sistem pertanian yang berkelanjutan dan holistik menjadi sangat krusial bagi para calon pelaku sektor agribisnis.
Selama kunjungan, para siswa diajak untuk melihat langsung bagaimana ekosistem kebun dikelola tanpa mengandalkan bahan kimia sintetis atau pestisida. Di Agatho Organic Farm, prinsip yang diterapkan bukan sekadar organik (bebas bahan kimia), melainkan organis—sebuah pendekatan filosofis dan spiritual yang menghormati tanah, tanaman, dan seluruh makhluk hidup sebagai satu kesatuan organisme yang saling mendukung.
Para siswa mempelajari berbagai aspek teknis pertanian berkelanjutan, antara lain:
Penyediaan benih organis: mengelola benih organis secara lokal sehingga bisa memproduksi biji (benih) yang dapat di turunkan secara alami sebagai input dasar dalam berbudidaya
Pembibitan : 2 metode dengan menggunakan cetakan soil block dan menggunakan polibag.
Penyiapan lahan : mengelola bedengan 10 m2 dengan menggunakan teknik minimum tillage.
Pengaturan Jarak Tanam : mengelola bibit siap tanam dengan cara teknik menanam secara zig-zag.
Rotasi dan Kombinasi Tanaman: Cara menjaga kesuburan tanah dengan mengombinasikan lebih dari 60 jenis tanaman sayur dan herbal.
Pengelolaan OPT Alami: Mengendalikan hama dan penyakit secara holistik, preventif dan kuratif menggunakan keseimbangan ekosistem setempat.
Perawatan dan Pemanen: mengelola tanaman berdasarkan sifat dan karakter tanaman yang ada, dan memanen berdasarkan usia panenan.

Leave a Reply