Para calon pensiun dari Daihatsu Astra sebanyak 115 Peserta didampingi oleh 12 panitia, mengunjungi kebun organik milik Yayasan Bina Sarana Bakti (BSB) Agatho. Kegiatan ini merupakan rentetan fieldtrip ke 6 dan menjadi titik penutup. Peserta merupakan calon pensiunan yang sangat antusias untuk belajar pertanian organik
Bagaimana cara membedakan pertanian organik dan konvensional? Sebagai ilustrasi yang paling mudah, apabila ada lahan yang cukup luas hanya diiisi dengan satu jenis tanaman saja sudah bisa dipastikan itu adalah pertanian konvesional. Sedangkan pertanian organik lebih cenderung tersedia banyak tanaman (polikultur) dalam sebuah lahan, sehingga dengan banyaknya jenis tanaman ini hama akan terkecoh dalam menyerang tanaman utama.
Dengan menggunakan strategi tanaman berwarna yang bisa mendatangkan predator, maka tingkat serangan hama tidak akan 100% terjadi. Pertanian organik menghasilkan pangan sehat yang biasa direkomendasikan oleh dokter. Konsumsi sayuran organik sangat dianjurkan terutama untuk para pasien yang terkena kanker, sehingga terjadi regenerasi sel ke arah yang baik dan menyehatkan tubuh. Untuk seseorang yang sudah pensiun, bisa menghasilkan sayuran pertanian organik tentunya bisa menciptakan pangan sehat dan menghasilkan pola hidup yang sehat pula. Selain itu, untuk produksi yang berlebih bisa di tawarkan kepada konsumen dan menjadi tambahan penghasilan tersendiri.
Wawasan pertanian para peserta digali berdasarkan hobi dan pengalaman dalam bercocok tanam. Di akhir kegiatan para peserta juga mendapatkan souvenir organik dari kami berupa produk sayur organik, benih produksi sendiri (bayam hijau, selada romaine) dan juga produk olahan dari singkong kami yang di sebut “enye”. (ap)

Leave a Reply